MEMAHAMI FIQH FITRAH; SOLUSI PROBLEMATIKA MASYARAKAT MODERN, Fathi Yakan

MEMAHAMI FIQH FITRAH; SOLUSI PROBLEMATIKA MASYARAKAT MODERN, Fathi Yakan

Judul/Title: Memahami Fiqh Fitrah; Solusi Problematika Masyarakat Kontemporer
Penulis/Author: Fathi Yakan
Penerbit/Publisher: LESFI
Edisi/Edition: 2004
Halaman/Pages: 106
Dimensi/Dimension: 14,5 x 21 x 1 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Call
Call No.: 158/Yak/m/C.1
Status: Ada/Available

***

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." 
(QS.Ar-Rum: 30)
Saat ini, kita hidup dalam suatu dunia dimana jarak sudah tidak lagi menjad masalah. Semua orang, baik yang tinggal di perkotaan, pedesaan, yang sedang berada di kebun atau dirumah, maupun yang sedang mengendarai mobil, pesawat atau kapal laut, mereka semua dapat mendengar dan melihat berbagai peristiwa yang terjadi di belahan bumi lain dengan telinga dan mata kepala mereka sendiri. Seolah dunia ini bukan lagi sebuah bola planet raksasa tetapi hanyalah sebuah desa kecil. 
Kemajuan teknologi yang begitu pesat ini, harus kita waspadai karena bisa seperti pisau bermata dua. Ia dapat digunakan untuk memperbaiki kehidupan manusia atau sebaliknya, justru menghancurkan dan menimbulkan penderitaan berkepanjangan, tergantung pada siapa dan untuk apa ia digunakan.
Fakta yang ada membuktikan bahwa sebagian besar teknologi tersebut dikuasai oleh tangan-tangan yang hanya mengikuti kepentingan materiil dan hawa nafsu serta tidak menghormati etika norma agama, sehingga teknologi justru banyak digunakan untuk melanggar fitrah manusia.
Kehidupan manusia modern yang semakin mudah dan instan ternyata menyisakan berbagai problem yang tak kunjung terpecahkan, rumah tangga yang broken home, kecanduan narkoba, kekerasan dan kriminalitas, kekufuran dan penyembahan setan, hingga penyakit sapi gila, AIDS, dan flu burung.
Mengapa semua ini terjadi? Jawabannya sederhana, karena manusia telah melampaui batas dan melanggar fitrah penciptaannya, sehingga impian untuk mencapai kebahagiaan menjadi seperti panggang yang semakin jauh dari api.
Buku yang kini berada dihadapan pembaca yang budiman, mencoba mengungkap pengaruh perkembangan teknologi terhadap berbagai aspek kehidupan manusia serta mencoba menggambarkan tantangan-tantangan perkembangan zaman yang membuat manusia berenang melawan arus, menjalani kehidupan yang menyimpang dan bertentangan dengan fitrahnya yang suci dan luhur.


Definisi Fitrah
  • Menurut para mufassir (ahli tafsir), arti fitrah berkisar pada penciptaan pertama, agama dan kreasi.
  • Menurut Jumhur Salaf (mayoritas ulama salaf), fitrah adalah Islam.
  • Menurut ahli bahasa, fitrah adalah: penciptaan dan kreasi.
Definisi Fiqh Fitrah
Fiqh fitrah yaitu pemahaman terhadap sifat, naluri dan karakter dasar manusia dalam menerima dien (agama) yang benar.
Fiqh Fitrah merupakan pemahaman terhadap sunatullah yang telah ditetapkan atas manusia dan alam semesta. Dengan kata lain, ia merupakan pemahaman terhadap program ilahiah (sunatullah) yang terdapat dalam karakter dasar setiap mahluk seperti yang dijelaskan dalam surat Thaha ayat 48-49. Program Ilahiah ini mencakup seluruh aspek kehidupan manusia dan semua sistem yang mengatur pergerakan alam semesta.
Allah Swt berfirman:
"Tidaklah mungkin bagi matahari mencapai bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya." (QS.Yasin: 40)
Berdasarkan definisi-definisi diatas, maka fitrah berarti: Komitmen untuk selalu menghadapi dan menyikapi berbagai masalah dan dinamika yang timbul sesuai dengan aturan-aturan dan petunjuk Ilahi.
Seluruh organ tubuh manusia, seperti otak, syaraf, alat reproduksi, mata, telinga, kulit, hidung, lidah dan sebagainya, bekerja sesuai dengan aturan dan sistem yang telah ditetapkan Allah. Merubah fitrahnya, berarti merusak fungsi organ itu dan organ-organ lain yang terkait.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar